Rafting Di Batu Malang

Pada saat ini rafting merupakan sebuah kegiatan yang banyak sekali dicari untuk mengisi waktu liburan yang kosong, dan untuk sekarang ini pun aktivitas rafting telah menjadi aktivitas yang paling banyak sekali peminatnya, jika anda mencari tempat rafting tidak perlu bingung, sebab di malang ini ada cukup banyak tersebar Lokasi outbound rafting di Malang seperti misalnya saja ada rafting yang ada di batu rafting, batu rafting sendiri beralamatkan di jalan diponegoro no 74 kota batu dan masih berada satu kawasan dengan pusat oleh oleh deduwa lho. Di batu rafting ini sendiri bukan hanya rafting saja yang dapat anda lakukan namun ada pula aktivitas yang lain seperti outbound training, paint ball dan air soft gun.

Rafting yang berada di kota batu ini bukan hanya batu rafting saja melainkan ada pula rafting yang berada di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur yang bernama kaliwatu rafting. Mungkin jika pertama kali dengar memang sedikit unik nama dari tempat rafting di sini. Untuk nama dari kaliwatu rafting ini berasal dari sebuah kondisi sungai untuk melakukan pengarungan di sini yang terdapat banyak bebatuan, sehingga dambillah nama kaliwatu rafting. Kali berarti sungai sedangkan watu merupakan batu, jadi jika digabungkan menjadi sungai batu, unik yaa!

Dengan melakukan rafting itu sendiri tentu akan berdampak positif bagi yang melakukannya, dampak positif tersebut seperti kita akan dapat manfaat yang baik untuk tubuh kita. Bahkan ketika anda mengira rafting hanya sekedar senang senang saja namun sebenarnya manfaatnya telah anda dapatkan namun anda tak berasa bahwa manfaat itu ada pada diri anda. Berikut manfaatnya, seperti :

  • kegiatan rafting adalah kegiatan yang bisa menolong program diet kita

saat rafting pastinya badan akan selau bergerak serta setiap pergerakan pada tubuh kita tentu sedikit demi sedikit membantu membakar lemak yang ada pada diri kita. Apalagi jika saat rafting anda memakai pakaian yang cukup tebal misalnya, tentu pakaian yang anda pakai akan basah kuyup dan dengan begitu tentu beban pakaian anda akan bertambah dan hal tersebut dapat membantu membakar lemak pada diri anda juga lhooo.

  • dengan aktivitas rafting bisa menolong hilangkan rasa jemu dan rasa stress

Tentu setiap orang memiliki fase dimana dirinya ingin merasakan ketenangan, kesegaran untuk menghilangkan rasa bosan dan stress yang mungkin sedang kita alami, dengan melakukan rafting sendiri dapat membantu menghilangkan rasa bosan tersebut sebab saat rafting akan selalu bahagia dengan segala macam keseruannya.

  • Saat rafting kita akan dilatih untuk saling bekerja sama

pada suatu team dalam rafting tentu dituntut untuk saling membantu dan kerja sama dalam melalui tiap rintangan yang akan ditemui saat rafting, jadi dengan rafting ini sikap kerja sama dalam tim anda sedang dilatih.

  • mampu membantu menyehatkan organ tubuh

Dalam rafting manfaat yang paling tidak berasa yaitu rafting dapat menjaga kesehatan paru paru dan jantung.

ABOUT RAFTING

    RAFTING DI MALANG

PERALATAN

  1. Riverboats (Perahu)
    1. Bow dan Stern
    2. Chamber atau tube
    3. Floor
    4. Thwart
    5. Boat line (tali kapal)
    6. D-Ring
    7. Handling Grip
    8. Bilge Hole/self bailing
    9. Valve

Cara untuk duduk di perahu dengan posisi menyamping. Peserta duduk pada bagian samping sisi perahu ,kaki dalam posisi kuda-kuda pada lantai perahu,dimaksudkan sebagai pengatur keseimbangan badan selama melakukan pengarungan. Saat duduk di perahu, perhatikan jangan sampai ada bagian tubuh anda yang terikat atau terlilit tali. Ini sangat berbahaya jika perahu mengalami flip atau terbalik.

Posisi duduk anda pun harus mudah untuk menggapai boat line. Bila boat line pada perahu anda terlihat kendur, beritahukan segera pada skipper untuk mengencangkan boat line tersebut agar tidak mengganggu selama pengarungan.

Aturlah jarak duduk anda dengan peserta yang lain agar tidak mengganggu pergerakan selama pengarungan, baik untuk mendayung maupun saat menjalankan instruksi moving position atau perpindahan.

 

 

  1. PFD (Personal Floating Device)/Life Jackets (Pelampung)

PFD atau pelampung memiliki berbagai jenis dan ukuran.Terbuat dari bahan polyfoam yang dibungkus dengan bahan kedap air yang berwarna terang agar mudah terlihat.badan US Coastal Guard menganjurkan memakai PFD type III pada setiap kegiatan arung jeram. Pelampung jenis ini yang paling umum digunakan oleh para rafter dalam setiap pengarungan.

Setiap PFD Type III memiliki daya apung tinggi– dihitung berdasarkan berat tubuh rata-rata saat berada di dalam air. Maka anda tidak perlu takut tenggelam saat berada di dalam air.

Cara pemakaian PFD/Pelampung:

Pilihlah PFD yang berwarna cerah. Pastikan tidak ada lubang atau jahitan yang terlepas pada PFD tersebut, serta strap yang ada dapat dipasang dan dilepas dengan mudah. Bila bagian perut anda lebih besar dari bagian dada, pilih dan pakailah PFD dengan ukuran lebih besar.

PFD atau pelampung dipakai seperti menggunakan rompi/jaket. Pastikan setiap strap terpasang dengan benar dan bantalan kepala berada di luar. Atur kekeratan tali senyaman mungkin, sehingga PFD yang anda gunakan tidak terlalu sempit atau longgar namun tetap aman dan nyaman bagi anda.

Setelah anda selesai memakai PFD, lakukan gerakan berikut:
1. Pada posisi berdiri, putarkan badan anda ke kiri dan kanan. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda dan tidak                       mengalami pergeseran/perubahan posisi. Ini ditandai dengan letak strap tetap pada satu garis tegak lurus seperti posisi kancing kemeja. Jika                 terjadi pegeseran, atur kembali kekeratan tali pada setiap strap. Jangan malu dan ragu untuk minta skipper/rekan membantu mengatur                         keeratan tali strap ini.

  1. Pada posisi duduk kedua kaki diluruskan kedepan; putarkan badan anda ke kiri dan kanan lalu lakukan gerakan membungkuk. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda. Jika terjadi pegeseran, atur kembali keeratan setiap strap yang ada.
  2. Masih dalam posisi duduk dan kedua kaki diluruskan ke depan, minta bantuan skipper/rekan untuk menarik/mengangkat pelampung yang anda gunakan pada bagian bahu dari arah belakang. Pastikan saat pelampung dan tubuh anda ditarik/diangkat, posisi bahu pelampung tidak melebihi batas telinga anda. Jika ya, atur kembali keeratan setiap strap yang ada.

    2.Paddle (Dayung)

Setiap dayung terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1) Pegangan, berbentuk huruf “T”, biasa disebut “T grip”.
2) Gagang, terbuat dari bahan alumunium.
3) Blade/bilah, terbuat dari bahan fiber dilapisi serat karbon yang ringan dan kuat. Namun ada pula yang terbuat dari bahan campuran plastik.

Cara memegang dayung:
Memegang dayung dalam kegiatan arung jeram mirip dengan cara memegang sapu. Yang membedakannya hanya pegangan pada bagian “T-Grip”.

Bagian ini digenggam dengan empat jari pada bagian atas T horisontal (dayung dalam posisi berdiri dan bagian bilah berada dibawah), sementara jari jempol menjepit bagian T horisontal dari bagian bawah bawah. Cara memegang ini sama untuk tangan kiri (peserta yang duduk pada bagian kanan perahu), maupun kanan (peserta yang duduk pada bagian kiri perahu).

Lengan yang lain menggenggam bagian gagang, berjarak lebih kurang sejengkal dari bilah dayung. Jangan terlalu dekat/rendah ataupun terlalu jauh/tinggi. Biasakan diri dengan cara memegang dayung ini, baik dengan tangan kanan maupun kiri. Lakukan pemanasan dengan menggunakan dayung bersama rekan-rekan anda.

       3. Helm

Pilihlah helm sesuai dengan ukuran kepala. Pastikan tidak ada keretakan pada helm tersebut, serta semua tali dan strap masih dalam kondisi yang baik. Pakailah seperti pemakaian helm pada umumnya.Atur strap senyaman mungkin,jangan terlalu sempit atau terlalu longgar agar tidak mengganggu pandangan anda selama pengarungan. Sekali lagi, pastikan strap sudah terpasang dan pada posisi yang benar.